Kamis, 06 Oktober 2016

Cara aman Menuju Sukses

Sumber Gambar : Keluarga.com

Cara Aman Menuju sukses

Adalah dambaan setiap orang. Tuhan yang menciptakan dalam harmoni dunia spritual dan fisik, memilih jalan sesuai dengan hukum yang ditetapkan atas manusia, yaitu jalan keikhlasan dalam jalan berbagai yang berubah ketulusan untuk menggapai sukses bersama.

Dalam bahasa arab, jalan ini disebut sebagai jalan syariah. Dalam menjalani cara menuju sukses seperti ini, kita senantiasa membawa segitiga pengaman: sincerity,fairness, dan transparancy. Didalamnya, kita memperoleh nilai keiklasan sebagai puncak pencapaian sukses, yang terhubung dengan ketegasan jelasan dan kejujuran.

Jalan ini sekaligus menawarkan kemandirian berdemensi sosial. mempertemukan dengan harmonis keberpihakan terhadap tuhan sebagai tujuan pencapaian spritual, tanggung jawab sosial sebagai cara mencapai tujuan tersebut. Karena itu, cara sukses semacam ini dalam imageneering disebut sebagai jalan yang memisahkan secara nyata: ilusi dan fantasi di satu sisi dengan realitas disisi lain.

Cara ini dsebut cara aman karena merupakan sistem yang membebaskan manusian dari seluruh kecendrungan melakukan perbuatan yang merampas hak kemanusiaan orang lain. Cara ini membebaskan manusia dari I'exploitasion de I' home par 'I home; menepatkan manusia secara equit dan equal, sesuai dengan prinsip kemanusiaan.

Apabila hendak melihat ketiga nilai dasar yang menumpangnya, cara sukses ini merupakan cara yang kelak akan mendorong manusia mencapai kualitas kultur yang baik. Misalnya, selaras dengan prinsip: silih asih, silih asuh, silih asah. Terbebas lima penyakt moral yang dalam filosofi jawa disebut sebagai malima alias mo lomo, yakni mabuk, main, madom, maling, metani.

Pembebasan Filosofi

Mengajarkan manusia untuk selalu membebaskan diri dari kecendrungan berkhayal. Karena kecendrungan berkhayal, tenggelam dalam dunia ilusi dan fantasi tak membumi, akan menyeret manusia ke dalam dunia ilusi dan fantasi tak membumi, akan menyeret manusia ke dalam kondisi hidup berjudi. Padahal, hidup bukanlah perjudian.

Sesuatu yang bersipat judi, akan mendorng manusia terjebak dalam kehidupan tak terkendali; termasuk melacurkan diri. Suatu cara hidup yang merendahkan harkat dan martabat manusia. lantas, cendrung memotivasi manusia melanggar aturan: mencuri, merampok, dan koropsi.

Kemudian, pada tahap in tertentu membunuh, merapas hak dan kesempatan orang lain, serta zalim terhadap sesamanya. Padahal, cara terbai mencapai sukses, sebagaimana diajarkan tuhan melalui para Rasul-nya adalah memuliakan manusia.

Mabuk, main, madon, maling, amteni secara konotatif maupun donotatif mendorong manusia terjebak dalam ruang gelap yang negatif.

  • Mabuk menyeret manusia dlam ilusi dan fantasi serta menempatkan jauh dari realitas kehidupan.
  • Main, Menyeret demensi kedalam kehidupan derevatif yang jauh dari negatif.
  • Maling, merampas dimensi kedalam manusia sebagai mahkluk terbaik dan cendrung selalu mendorong manusia merampas hak orang lain.
  • Madon, merampas harkat dan martabat manusia, lalu memerosokannya kedalam kondisi sebagai khayawanun nathiiq ( hewan yang berakal ). Dan, Mateni, mnyeret manusia menjadi mahkluk terendah yang cendrung barbar dan menjalani kehidupan hanya dengan menghandalkan kekuatan semata, kemudian menjebak manusia melakukan berbagai kejahatnan kemanusiaan yang zalim.
Jalan syariah atau jalan keikhlasan yang dilandasi etika adalah cara aman mencapai sukses, melalui beragam bentuk manifestasinya; trutama bersikap produktif dan profesional sehingga membedakan dirinya dengan kebanyakan manusia lain yang hidup secara dependedn. Hidup bergantung pada orang lain; termasuk terhadapa kekuasaan. Padahal, satu-satunya sang maha penguasa yang sanggup memberikan sukses adalah tuhan.

Kemandirian dan kemapuan berpikir, bersikap, bertindak produktif dan profesional akan memotivasi manusia memelihara untuk tanpa henti bertindak inovatif untuk mencapai sukses yang diimpikanya. Karena itu, mereka yang mau dan berenovasi akan bereorentasi kepada kondidi terbai hidup: unggul di berbagai lapangan hidup dan kehidupan.

Dengan cara demikian, manusia menepatkan posisi dirinya sebagai insan utama dan mulia dalam mencapai kesuksesannya. Puncak sukses yang dicapai dengan cara semacam ini, kelak akan melahirkan personala branding atau instutional branding yang prima. Dalam konteks itulah, manusia harus berani melakukan hijrah. keluar dari tempurung kaca fenomena mengikuti gerak prubahan pradig-matis. Kaena itu, jalan syariah dipilihkan tuhan utnuk mencapai sukses duniawi dan ukhrawi.



Sumber : Ketik Ulang Buku Platinum Track
Lokasi: Riau, Indonesia

0 komentar:

Posting Komentar