Akses Salah Satu Jalan Utama Menuju Sukses
Seringkali akses mempunyai nilai sangat strategis dibandingkan modal dasar dan modal kerja. Mereka yang menghendaki sukses dalam hidup, mesti selalu menyadari, pentingnya menguatkan akses. Jalan utama dalam menguatkan akses adalah melakukan sinergi positif yang selalu bisa dibangun dengan memelihara silahturahmi yang baik.
Bebeda dengan persengkokolan, silahturahmi untuk menguatkan akses harus dimulai dengan kesadaran: hidup diatas nilai positif, dan membebaskan diri dari kebencian kepada siapapun. Allah SWT menyerukan kepada muhammad SAW, Jangan sampai kebencian ( mu ) kepada sesuatu kaum, mendorongmu berbuat melampui batas. Tolong menolonglah kamu dalam ( berbuat ) kebajikan dan takwa, dan jangan bersekongkol berbuat dosa dan permusuhan."
Kebencian yang melandasi kezaliman, akan meruntuhkan akses, karena kebencian dan tindakan semena-mena meruntuhkan silahturahmi serta meruntuhkan jejaring. Padahal jejaring merupakan salah satu tiang sangga penguat akses. Sama nilainya dengan persengkongkolan yang dilantari dengan kebencian dan sikap" Like and dislike'.
Dalam mencapai sukses, silahturahmi atau jejaring, menjadi sangat strategis fungsional. Didalmnya, manusia sebagi subjek terhubung satu dengan yang lainya sehingga ia mempunyai akses terhdap modal, teknologi,informasi, dan pasar ( Publik ).
Di sisi lain, dalam hal menguatkan akses, Allah SWT melalui Rasullullah Muhammad SAW dan para rasul, memandu selurh umat manusia untuk menghindari pola kolerasi yang dikotomis dan egoistik. Ia memandu manusia, melakukan sinergitas yang memandukan integralitas dan sistem manajemen yang saling menguatkan satu dengan lainya berbasis fungsi.
Rasional Dan Realistis
Akses akan selalu menguatkan dan mempunyai bunefit ( sekaligus profit ), apabila manusia menyadari berbagai faktor yang telah digariskannya. Pertama, sumber ( resource ). Akses yang bersumber dari kerja sama saling menguntungkan dan memberi manfaat baik dalam konteks, modal, teknologi, informasi, dan pasar ( ambassador dan consumers ). Sumber yang clean dan clear.
Dalam kontek modal dasar dan modal kerja, misalnya, tidak termasuk kapital yang mengandung riba. Dalam kontek teknologi bukanlah teknologi yang mudah dipergunakan untuk kehancuran insan sesama. Dalam konteks informasi, bukan informasi yang bersifat insinuatif dan merontokan sinergi. Dalam konteks pasar bukanlah pasar yang menjanjikan proft semata.
Beranjak dari pandangan inilah, upaya menguatkan akses dalam mencapai sukses, harus selalu dilandasi oleh motivasi dan inisiatif yang positif, dan dilaksanakan dengan strategi yang positif pula. Dialam imageneering, kesemua itu disebut sebagai silk line. Jalur sutra, yang berpangkal pada motivasi positif dan berujung pada tujuan yang positif pula.
Untuk mencapai sukses yang berkuaifikasi platinum, dalam mencapai sukses, manusia mesti mewujudkannya dalam berbagai bentuk prilaku. Yaitu akhlak yang didalamnya terdapat etika dan diatur dalam code of conduct mitra setara yang hanya bersedia berkaloborasi untuk melakukan kebajikan yang positif, dan menolak untuk melakukan persekongkolan ( sinergitas jahat dan palsu ); dinamis yang ditandai dengan kecenderungan berpikir, bersikap, dan bertindak paradigma, serta mapu menepatkan fenomena secara profesional; dan komunikatif ( dalam makna yang sesungguhnya ).
Kesemua itu, diperkokoh oleh kemauan dan kemampuan besartu, termasuk menepatkan eksistensi diri sebagai bagian dari sistem yang disepakati bersama. Karena itu, menguatkan akses harus selalu dilandasi oleh rasionalitas dalam mengekpresikan kemandirian atau independensi; termasuk didlamnya: cara berpikir, bersikap, dan bertindak realistis.
Sumber : ketik Ulang Buku Platinum Track

0 komentar:
Posting Komentar