Senin, 26 September 2016

Ngomong Soal Visi


Jika dulu ada pepatah," Science without religion is blind. Relegion without science is lame," kini berkembang pepatah,"Vision without action is a daydream. Action without vision is a nightmare."

 VISI tanpa aksi adalah mimpi siang bolog; aksi tanpa visi adalah mimpi buruk. Dilingkungan komunitas imageneer, pepatah ini menjadi bagian substantif dari imageneering. Petah ini, kini menguasai pikiran para enterpreneur jepun.

Sejak berapa tahun terakhir, menyusul tersusunya wawasan malaysia 2020 ( yang di susun sejak 1985 ), ditanah air kita ' heboh' sekali bicara tentang visi dan misi, namun, acapkali apa yang kita sebagai visi, sebanarnya baru sekadar daydream. visi bukanlah segelintir orang dilingkungan tertentu ( misalnya BUMN ). Visi merupakan diskripsi pencapaian hidup edial yang penyusunannya harus melibatkan seluruh stakeholder dan shareholder.

Secara teori, visi merupakan penyataan singkat yang substansinya harus membangkitkan semangat organisasi untuk menjadi 'sesuatu' sebagai mana dihasratkan pada masa depan. didalamnya, terkandung nilai utama yang perwujudannya memenuhi harapan seluruh pemangku kepetingan, sekaligus mampu mengembangkan prusahaan menjadi unggul dilingkungan ( entitas )-nya. karena itu, pernyataan visi merupakan deskripsi ideal yang hidup sesuai dengan tujuan yang dikehendaki, bertenaga mengilhami, dan membantu semua anasir dalam suatu prusahaan menciptakan" mental picture" dari sasarna yang di tuju.
VISI di pahami juga sebagau bagian dari proses pencapaian tujuan, sekaligus bagian penting dari hidup dan kehidupan suatu prusahaab bahkan, setiap manusia, masyarakat, dan bangsa.

Beberapa prusahaan berkelas dunia menyatkan visinya dengan memasukan filosofi bisnis mereka. General Electric ( GE ), misalnya. Prusahaan yang kini merambah kedunia finance ini menegaskan filosofi bisnisnya sebagai pembawa kebajikan untuk kehidupan manusia: " We bring goos things to life." Seperti halnya pabrik mobil Ford yang membuat pernyataan visi dengan lebih menegaskan Core Business-nya," to become the word's leading consumer company for automotive product and service"; sperti halnya Microsoft yang menegaskan pernyataan visinya sebagai penggerak masyarakat dan komunitas bisnis kelas dunia mewujudkan potensinya secara penuh.


" So the visin of Microsoft is pretty simple. it chaged a couple yea ago. For the first 25 years of the company, it was a personal computer on every desk and in evert home. and it was a very good vision; very rare for an company to be able to stick with something like that for 25 year. the reason we changed it was simply that it became acceptable....

And so as stepped bcak and looked at what we were trying to do with the programing model, turning the internet into tehe fabric for distributed computing, getting your information to replicate in a very invisible way so that it was available to you everywhere, thinking of this programing model spanning all the different devices, we changed to the mission statement we have now, which is empowering people trough great sofware anytime, anyplace and on any device." ( Bill Gates ).

DIKATAKAN bertenega, energizer, karena pada dasrnya visi harus mencerminkan sentra kepedulian dan kekuatan pendorong ( driving force ) yang bertumpu pada gagasan dan daya cipta kreatif. Tidak hanya yang dimilki oleh pucuk pimpinan yang menggerakan manajemen, tetapi gagasan serta daya cipta kreatif seluruh sumberdaya manusia diprusahaan itu. Karena itu, prusahaan yang visioner meletakan masa depannya berdasarkan kekuatan fundamental prusahaan.
Steven Kerr, seorang imageneer, bertegas-tegas menyatakan, pernyataan visi tebaik mendorng kinerja, dengan result areas yang berdemensi time line antara lima sampai dengan sepuluh tahun ke depan. Untuk mencapai tujuan prusahaan, pernyataan visi tefokus pada pencapaian  yang diinginkan dicapai dalam rentang waktu tertentu yang disepakati. dengan emikaian, pernyataan visi dapat diuraikan dalam bentuk contoh praktis tentang bagaimana berbagai resiko dan tanggung jawab dalam mengatasi kesulitan yang dapat terjadi dalam plaksaannya.

VISIS prusahaan dapat mendorng tumbuhnya antusiasme, inspire dan enerizer people untuk menciptakan lingkungan kerja yang positif; mampu memberdayakan seluruh anasir prusahaan sehingga memungkinakan terjadinya pendelegasian wewenang, merasang berkembangnya ide-ide terbuka sehingga setiap anasir prusahaan mempunyai kayakinan yang kuat terhadap daya cipta atau kreativitas mereka. Hal ini termasuk didalamnya menumbuhkan kondisi bagi berlangsungnya komunikasi yang terbuka bebasis kejujuran. pada dasarnya, visi merupakan panduan utuh dan jernih bagi setiap anasir prusahaan dalam menggerakan prusahaan.

Dalam mewujudkan visi, diperlukan misi dan strategi yang integral. Karena pada dasarnya, misi merupakan stage pencapaian kinerja. Visi yang jelas dan komuniaktif akan menyatukan seluruh anasir prusahaan dan menguatkan organisasi melangkah depan. Karena itu, penyusunan visi mesti melibatkan seluruh unsur dalam prusahaan; baik dilakukan serentak, maupun dilakukan secara bertahap di tiap-tiap sektor. Kemudian, disimpul-padukan oleh proses dialog melalui berbagai forum; termasuk rapat reguler, briefing, dan komunikasi antarpersonal di dalamnya.


Sumber : ketik ulang dari buku Platinum Track


Sabtu, 24 September 2016

Instrumen Perubahan

Sumber Gambar : andriewongso.com

Imageneering banyak diterapkan untuk menemukan bebagai solusi atas berbagai masalah yang menimpa begitu prusahaan, bahkan sebuah bangsa. Perkembangan bergerak cepat di belentara eropa dan amirika  serta merambah dari berbagai sektor kehidupan. Pada 1997, Thomas Wallac mengembangkan Human imageneering diikuti oleh jack Rasso; trutama untuk melakukan prubahan dilingkugan divisi sumber daya manusia prusahaan.

Jack mengembangkan metode visual therapy sebagai salah satu teknik imagenering. seperti halnya Richard Back, memperkaya imageneering dengan berbagai kajian perencanaan bisnis dalam melakukan " drawing" pada proses perencanaan bisnis. Tidak hanya melihat visualisasi kesuksesan yang banyak dilahirkan oleh mimpi kolektif pada saat mendirikan prusahaan, tetapi jugs beragam kemungkinan buruk yang bakal terjadi; termasuk kebangkrutan pada suatu masa tertentu.

Imageneering dipergunakan sebagai basic guide line dalam menyusun master business plan. trutama untuk memisahkan aneka obsesi dari fantasi liar yang hanya didorong oleh hasrat dan keinginan subjektif, serta realitas pertama yang akan terjadi didalam ketika terjadi penyimpangan atas master business plan yang" biasanya" disusun brdasarkan obsesi dan asumsi-asumsi idealistik.

Dalam mempredeksi masa depan suatu prusahaab serta menemukan solusi atas berbagai problematika bisnis yang akan dihadapi, imagenering dipergunakan sebagai panduan menemukan masalah, mencari dan melaksanakan solusinya. salah satu metode yang dikembangkan adalah visioneering, melalui metode scanrio planing-suatu teknik perencanaan memprediksi masa depan dengan menggunakan berbagai pendekatan egaliter dan tetap berada dalam koridor manajemen bisnis.

Norman Vincent Peale- Seorang motivator bisnis yang banyak menulis buku tentang pengembangan pribadi dilingkungan bisnis diluar kesadaran menerapkan metode imageneering untuk sampai kepada pemahaman asasi atas pandangan marcus Aurelius ( Kaisar Roma yang memerintahkan sejak tahun 161, ed )

Wisaman dari roma itu menyatkan," Hidup kita adalah apa yang diciptakan oleh pikiran kita,"

Aurelisu Sampai pada kesimpulan itu setelah bertahun-tahun merenugkan hakikat pikiran yang selalu berintraksi dengan mimpi ( yang kemudian melahirkan ilusi,fantasi, dan imajinasi ).

Aurelius, sebagai halnya Arthur Brisbane- pakar man power planing dari negerinya obama-baru memahami kebiasaan johd D. Rockefeller Sr. membayar mahal seorang lelaki yang pekerjaannya hanya duduk dan memikirkan gagasan kreatif, ide-ide baru untuk bisnisnya. Kesadaran Rockefeller Sr. itulah yang oleh Debono disebut sebagai' kesadaran imagenering'

Secara metodelogi, imagering memandu siapa saja untuk mau dan mapu merumuskan sentra kepedulian ( focal concern ) terhadap masalah yang dihadapi suatu prusahaan, ditengah begitu banyak want dan need berhamburan dibenak para pendirinya. sentra kepedulian itu terhadapkan dengan berbagai indikator realitas di seluruh aspek kekuatan pendorong yang dimiliki prusahaan, untuk akhirnya mampu mendiskripsikan kondisi terburuk dan kondisi edial masa depan.

Imageneering dalam keseluruhan konteks keberadaannya sebagai suatu pengetahuan aplikatif juga disebut sebagai instrumen strategis dalam melakukan proses prubahan. Di dunia bisnis, imageneering menawarkan alternatif progresif terkait prubahan mindset tentang anti marketing mid. Faktor asasi aktivitas bisnis, untuk menendang jauh-jauh keduguan yang menyebabkan potensi sumber daya manusia di suatu prusahaan tergiring oleh oreintasi struktural, memburu posisi, hanya memperoleh imbalan besar.

Membekuk keduguan sebagaian manusia yang memandang posisi manajeral tertinggi sebagai puncak profesionalitas. melempar jauh para pengambil keputusan yang ragu-ragu mengambil keputusan, lantara menganggap para pemilik kreatif sebagai ristaker yang karib dengan para gambler.

Imageneering membantu siapa saja, trutama para profesional, membebaskan dirinya dari kemandekan berpikir dan kelelahan batin menghadapi situasi dan kondidi yang brubah dan bergerak terlampau dinamis; menghindarikan mereka menjadi para"tukang" yang ditugaskan mengelola manajemendan mencapai puncak karirnya hanya sebagai robot para owners. Padahal, perkembangan bisnis kontenporen lebih memerlukan para profesional yang bisa memberikan prediksi yang seimbang. Imagenering sebagai instrumen prubahan, menurut nijis, laksana rahim ibu yang hanya melahirkan bayi unggulan bagi masa depan.

Sumber : ketik ulang dari buku Platinum Track

Jumat, 23 September 2016

Sekilas Imagineering

Sumber Gambar .geeksofdoom.com

Imageneering boleh jadi masih di anggap aneh bagi kebanyakan kita meskipun ilmu ini telah berkembang cukup lama, Imageenering ( rakacita ) merupakan ilmu pengetahuan yang memadukan kekuatan exprience dan teori tentang imagene dan engaineering, memadukan kekuatan nalar manusia (mind power) yang berada di ruangan abstrak dengan skill yang berada di ruang realisi.

Karena itu, imageneering disebut juga sebagai" the art or science of using imagination to intuitively make pratical application from knowledge". Kemampuan handal dan fasih dalam mengelola suatu abstrak pemikiran menjadi realitas pertama dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam banyak hal, imagenering berhubngan erat dengan proses pengorganisasian diri dengan pendekatan harmoni mind dan sould; memadukan secara harmonis kekuatan think, instink,sense dan feel. Dalam konteks kelembagaan atau organisasi yang lebih luas, imageneering dapat menjadi panduan dalam mengembangkan kekuatan kreatif yang dimiliki setiap anasir organisasi terkait dengan proses perencanaan dan pengembangan gagasan dalam penyesunan visi,misi, rencana strategis,program, rencana kegiatan ,dan kegiatan secara trukur.

Imajinasi atau abstraksi pemikirian suatu gagasan kreatif ( subjektif ) tidak akan mewujud menjadi kenyataan ( objektif ) apabila tidak memenuhi imageni indicators-nya, yaitu reasonable, realibile,feasible,manageable, dan evaluable. Edwar de Bono, salah seorang imageneer mendiskripsikan," imagination is the process by whicth the human intellect travels beyond the limitations of his or her senses; imagination opens doors to an abstract world that is governed by the same rules as the physical word."

Mempertimbang pentingnya imageneering, walt disney mengembangkan divis khusus,sebagai bagian utama dalam keseluruhan organisasi manajemennya, Jay Rasulo, Presiden Walt Disney Parks adn Resorts mengemukakan,peran devisi emagenering sangat penting dalam merumuskan perkembangan bisnis prusahaannya pada masa depan.

"Imageneering menghadirkan masa depan sebagai suatu realitas yang dapat dideskripsikan hari ini,dengan mengelobarisikan berbagai realitas  dan pencapaiyan hari kemarin,untuk merumuskan dan mewujudkan kondisi masa depan yang lebih baik," seru joe Rohde imageneering Creative executitve
UK Walt Desney.

Panduan imagenation dan engeneering memberi demensi tersendiri terhadap perencanaan bisnis yang beroriatasi masa depan. Setidaknya, Imageneering memberi kemungkinanan menghidupkan imaginasi keratif seluruh potensi sumberdaya manusia pada institusi bisnis, dalam merumuskan sentra kepeduliannya ( focal concern ), memahami dengan saksama kekutan pendorong bagi kemajuannya sebagai entitas bisnis yang harus beriontitasi profit. Bukan suatu institusi sosial yang mengabaikan prinsip-prinsip asasi bisnis.

Di sisi lain, Imageneering memandu tata kelola institusi bisnis untuk mempredeksi sejak awal, bagai mana kondisi masa depan yang akan dikehendaki dan bagaimana pula kemungkinana terbutuk yang bakal terjadi dan dihadapi. Bahkan, dalam banyak hal, Imageneering memandu merumuskan stages perkembangannya.

Albert Eintein menyebutkan: imagination circles the world. Ia menepatkannya sebagai sesuatu yang sangat penting, daripda pengetahuan." Imagination is more inportant than knowledge. Knowledge is limited," serunya.

Dalam kontek imageneering, Luis de Brogle, menyebutkan sebagai pijakan yang kokoh bagi perkembangan dalam intuitif para pemikir yang mampu menjangkau berbagai hal yang tak dapat dijangkau oleh science. Karena imageneering, menurut Diane Nijs-Profesor in Imageneering di Imagenering academy, Nedrland-memberi ruang terbuka bagi siapa saja untuk mendorong nilai ekspresi dirinya guan menemukan nilai baru yang memperkuat ketahanan dalam menghadapi prubahan.

Setiap pelaku bisnis, memeiliki hasrat besar untuk menemukan jalan baru penguat rekayasa bisnis terkait dengan strategi. Untuk memperoleh ketepat strategi, mereka memerlukan imageneering. Suatu rekayasa untuk imajinasi, untuk mewujudkan prubahan, dipenghujung tantangan yang diberikan pengalaman ( perubahan dan pembeharuan ) ekonomi. Nijs menegaskan, imageneering sebagai fudemntal bagi setiap pelaku bisnis yang mapu mengubah tantangan dan hambatan menjadi peluang, dan mengubah kelemahan menjadi kekuatan.

MIMPI SEBAGAI HAK

Gambar sumber : hipwee.com

Setiap orang berhak atas mimpi dan tak seorangpun boleh merampas mimpi orang lain. Akan tetapi, sudahkah kita mengenal mimpi? sebagai orang menrjemahkan mimpi sebagi diskripsi abstraktif bawah sadar yang merflisikan emprisme. Sebagai lainnya memehami sebagai deskripsi abstraktif ideal yang muncul begitu saja. Apapun pemahama dan penerjemahan kita, mimpi adalah diskripsi abstraktif yang mengreflisikan asa sesorang tentang suatu ke adaan, baik yang belum maupun akan dialaminya.

Mimpi yang menjanjukan keindahan dan kondisi ideal sering disebut sebagai shine dreams. Sebaliknya, mimpi mnejajikan hal yang menyeramkan, disebut sebagai dark dreams. Keduanya akan selalu dihadapi oleh manusia. misalnya, tinggla bagai mana manusia mengendalikan mimpi menjadi realitas ideal, dan tak berhenti hanya menjadi idealistic frame.

Manusia harus mengendalikan mimpinya dengan pengujian empiristik sehingga tak membuatny terjebak dalam ilusi dan fantasi. Banyak manusia meyakinkan kebenaran mimpi sebagai fenomena alam yang empiris dan realitis, lalu sampai kepada edagium teoritis. Disamping itu, realitas lain menunjukan bahwa teori berpangkal dari empirisme. Sebagai manusia lainya mengelolal mimpi menjadi realitas sebagai kewajiban baginya; sebgai cara menggunakan hak untuk mimpi.


Ketika mimpi dikendalikan dengan parameter empiris, diskripsi abstraktif itu akan menjelma menjadi diskripsi realistis, berbentuk imajinasi. Di dalamnya, anasir kemungkinanan jauh lebih besar dari ketidakmungkinanan. Parameter empiris berkaitan dengan relitas pertama kehidupan manusia sehari-hari dan merupakan tools yang berada di lingkup demensi ruang waktu. misalnya, imajinasi tentang basic need dan basic want manusia: pangan, sandang, papan dan sejenisnya.

Menurut wataknya, ungkap ibn khaldun, manusia membutuhkan suatu untuk dimakan, pakaian untuk menutupi aurat, melindungi dari fenomena alam, serta untuk melengkapi dirinya dalam semua keadaan dantahapan hidupnya sejak masa pertumbuhanhingga masa tuanya. Untuk memenuhi imajinasinya itulah, perdapan manusia mendorong berkembangnya pengetahuan,ilmu, dan teknologi.

Dengan peradapannya itu, manusia mengelola daya, mengembangkan kemapuan nalar, memadukan insting, rasa, dan indranya mengelola serta mengelola semua yang telah diciptakan tuhan untuknya.

Dengan perdapan pula, manusia memwujudkan ( menjadi realitas ) pernyataan imajinatif tuhan," Allah lah yang menundukan lautan,angkasa, dan binatang untukmu. Tangan manusia terhampar atas alam seluruhnya dan segalanya sesuatu yang terdapat didalamnya, dimana Allah membuat manusia sebagai khalifah-nya di ats muka bumi ini," Dalam konteks itulah, sejak berabad lampau, day dream atau dark dream manusia menjadi pemicu lahirnya imajinasi, yang akhirnya berkembang sebgai pengetahuan, ilmu, dan teknologi. Mulai dari yang paling sederhana, sampai yang paling kompleks.

Dengan pengetahuan, ilmu, dan teknologi, manusia memenuhi hasrat hidupnya, baik secra personal maupun sosial. Sesuai dengan hakikat eksistensi manusia sebagai homosocius. Imajinasi yang dihapiri dengan pengetahua,ilmu dan teknologi, mungkinkah manusia mengolah-antara lain-logam mulia,emas, perak, tembaga, nikel, minyak bumi gas, flora,fauna,udara, dan lainya yang disediakan tuhan diatas muka bumi bagi kelayakannya idela kehidupannya. bahkan kemudian, manusia mengembangkannya sebagai ukuran nilai bagi akumulasi.

Sebagai manusia lainya menggunakan imajinasi untuk menepatkan semua yang disediakan tuhan sebagai subjek dalam dinamika kehidupan ekonomi, mulai dari sekala sangat kecil samapai dengan yang besar. Dalam konteks demikian, imajinasi memandu manusia memberi makna terhadap hakikat daya cipta dan kreativitas, kemudian menemukan rumus-rumus tentang kerja. Di sanalah, manusia menemukan demensi nilai hidupnya yang kita kenal sebagai peradapan.


Sumber : ketik ulang dari buku Platinum Track